Langsung ke konten utama

Translate

Singa Singa Allah Telah Bangun

Muslimah Cantik Indonesia

SINGA-SINGA ALLAH TELAH BANGUN DAN BERSATU DI SELURUH DUNIA, TUNGGULAH WAHAI MUSUH-MUSUH ALLAH


Gemuruh gema takbir membahana seantero dunia
Menyuarakan kebangkitan dan perlawanan
Atas rezim bengis diktator Myanmar
Dan rezim zalim di atas muka bumi
Rezim kanibal berkepala batu
Bergandengan tangan dengan rezim ateis berhati busuk
Pongah berteriak memusuhi Allah dan kaum muslimin

Berteriak sombong membangkang Allah
Merampok, membunuh, membakar, mencincang manusia
Demi syahwat materialisme, secuil harta yang tak ada guna
Kalian pikir dengan itu akan bahagia
Padahal kehinaan dan kenistaan di depan mata
Diingatkan baik-baik malah semakin pongah
Semakin sombong tak tahu diri

Tapi perlu di ingat oleh kalian
Singa-singa Allah  di seluruh dunia telah bangun
Merobek kekang nasionalisme
Bersatu dalam ikatan iman
Sesaat lagi akan melumat rezim zalim diktator di atas bumi
Termasuk kalian di myanmar
Lubang kuburan massal akan segera tiba
Untuk rezim bengis dan para cecunguknya
Terjungkal nista di atas kubangan dosa
Membusuk, terhina tak ada guna

Singa-singa Allah telah bangun dan bersatu
Di seantero dunia, merobek sekat nasionalisme
Berjuang demi agama dan bumi Allah
Dibawah panji-panji tauhid yang mulia
Dari tangan-tangan nista berkubang  darah dan dosa
Penyembah harta dunia dan nafsu angkara murka 

Singa-singa Allah telah bangun dan bersatu
Membawa pesan-pesan perdamian
Dakwah rahmatan lil ‘alamin
Menukarkan harta, tenaga, jiwa dengan surga
Tak pernah ada kata takut kepada musuh-musuh Allah
Hidup mulia atau mati syahid
Itu tekad yang tertanam dalam jiwa
Bersama iman yang terus berkobar

Singa-singa Allah telah bangun dan bersatu
Melumat segala penjajahan di muka bumi
Melumat segala kezaliman atas kehidupan manusia
Syahid di medan jihad atau menang dalam kemuliaan
Demi memuliakan seluruh umat manusia
Tak pandang agama, ras, suku dan bahasa
Menabur rahmat bagi manusia dan alam semesta

Wahai musuh-musuh Allah
Wahai para pengkhianat agama
Kembalilah kepada jalan Allah
Sebelum semuanya terlambat
Sebelum penyesalan seumur hidup kalian

Singa-singa Allah telah bangun dan bersatu
Siap mengorbankan segalanya karena Allah
Segala kegelapan dan  kezaliman akan segera sirna
Segala kepongahan akan musnah
Segala keangkuhan akan binasa
Akan segera muncul cahaya kemuliaan Islam
Menerangi jagad raya

Sungguh kami merindu pertolonganMu ya Allah
Merindu serindu-rindunya  ya Rabb
Amin ya mujiba saailin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Larangan Meludah Dalam Masjid

Semua hadits Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu "Bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam melihat dahak pada dinding arah kiblat masjid. Lalu beliau menghadap kepada orang-orang seraya bersabda, 'Bagaimana pendapat kamu semua, ada orang sedang shalat menghadapi Rabbnya, lalu dia meludah ke hadapanNya? Senangkah kamu jika kamu sedang dihadapi seseorang, lalu orang itu meludahi mukamu? Karena itu jika salah seorang dari kalian meludah ketika shalat, maka hendaklah dia meludah ke kiri atau ke bawah kakimu. Jika itu tidak mungkin, maka hendaklah dia mengatakan demikian, lalu al-Qasim memberikan gambaran contohnya, lalu dia meludah ke sapu tanganmu, kemudian mengusap sebagiannya pada sebagian yang lain." dari Anas bin Malik dia berkata, "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda, 'Apabila salah seorang dari kalian di dalam shalat maka dia sedang bermunajat kepada Rabbnya, janganlah dia meludah di hadapannya, dan j...

Hadits Bukhari No. 128

"Sesungguhnya di antara pohon-pohon ada satu pohon yang tidak jatuh daunnya, dan itu adalah perumpamaan bagi seorang Muslim. Ceritakan kepadaku pohon apakah itu?" Maka orang-orang menganggapnya sebagai pohon-pohon yang ada di lembah, sedangkan menurut perkiraanku bahwa itu adalah pohon kurma." 'Abdullah berkata, "Tetapi aku malu (untuk mengungkapkannya). Lalu orang-orang berkata, "Wahai Rasulullah, beritahukan kami pohon apakah itu?" Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun menjawab: "Dia adalah pohon kurma." 'Abdullah berkata, "Kemudian aku ceritakan hal itu kepada bapakku, Maka bapakku berkata, "Aku lebih suka bila engkau ungkapkan saat itu dari pada aku memiliki begini dan begini." (HR. Bukhari: 128)

Hadits Malik No. 951

"Kamu telah menulis surat kepadaku dengan menanyakan tentang bagian kakek dari harta warisan. Maka Allah yang lebih tahu, sebab yang demikian itu belum ada yang memutuskan kecuali para Amir yakni para khulafa'. Saya pernah hidup semasa dengan dua Khalifah sebelummu, yang keduanya telah memberikan bagian untuk kakek setengah bersama satu saudara laki-laki dan sepertiga jika bersama dua saudara laki-laki. Jika saudara laki-laki itu banyak jumlahnya maka hal tersebut tidak mengurangi sepertiga dari bagiannya. (HR. Malik: 951)